Jumat, 18 Mei 2012


POETRY
Poetry, if I imagine about it. I just want to say “Oh God, what is that” because I am really difficult to understand the meaning of poetry. Although for the first I am terrible for understanding, but Literature and Culture has changed my mind. Step by step, I can say that studying poetry is not boring and difficult like I thought before. I can get many advantages and knowledge after learning poetry, such as I can learn about history another country, learning about poetry can improve my critical thinking, and the important point I get many new vocabularies and it sometime makes me crazy. However, I can find interesting in learning about poetry. Most of them relate with our real life and I feel amazed if the poetry can express about my past experience although the poetry is not made by me.
Poetry is something magic and has many secrets. Why I said like that because even poetry is just group of sentence that arranged in the line and stanza, but it can describe the real situation in our life clearly. Learning poetry does not just learn about how to get the meaning, but also learning about culture and history in the world. Some of them told about many issues such as racism, feminism, gender bias and discrimination. I think sometime we can found them in our life. As the new generation of teacher we have to care about our environment not just focus how to teach our students.
After I learn poetry, I realize that poetry is good place for sharing about my feeling. However I still find difficult to share my feeling in the poetry, may be it needs process.  I need long process to be expert in making a poem, I have to be crazy in Literature and Culture first if I want to be expert, I think enough about my hope. Now I also think that poetry is right way for “galauers” because they express their feeling in Facebook, Twitter, Purk, YM, and another site social. Better if they make a poem, beside the can express their feeling, they also make a creation.
So, I can conclude that learning poetry is not boring and difficult that I thought before. I think if we want to learn about poetry have to be patient and we have to read more about issues, history and important event in the world. The important point that we get after learning poetry is we will be analytic person, critical thinking, and have a lot of information. All of the advantages can support us as the teacher candidate. 

LITERATURE
            It this jurnal, I want to share about my feeling and understanding after I learnt all about literary. At the first I was confused because I am not a romantic person, so I was difficult to understand the real meaning from the literary. But after I learnt it, I can conclute based on my understanding. Literary is one kind of art that form in writting and it save a lot of meaning. There are many kinds of the literary, such as poem, drama. The Literary is expressed someone feeling such as sad, angry, happy, and sometime bring the messenger from the writer.
            When I got assignment to analyze the poem, sometime I felt interested but sometime I felt confused. But I want to know the real meaning from the Literary text, although it is difficult for me. I will try, because I think if I can know the secret meaning from the Literary I can be a romantic person. I think that learn to know the meaning from the literary can make me became a high older thinking person, that is my expectation. Studying literary is interesting for me, I can find many poems that I never read before. I can know the familiar writer, I very enjoy this course because I can learn a lot of Literature. My expectation is I can be a analytic person. Amin

Kamis, 19 April 2012


The Rough Boy
I am part of a misunderstanding
living in the midst of injustice
by thousands of insults from people
they can only catch a glimpse

they do not know about me
just can give wrong presumption
they can not see the real of me
view from the other side of me

maybe they think I'm different
but the difference was not always
I was bad and wrong in their minds
it is possible I could be better

Rabu, 18 April 2012


Akhir Cerita Cinta Si Kambing
Suatu hari ditengah-tengah keheningan hutan Menengan, terdengar suara teriakan seekor binatang. Disudut lain dari hutan Menengan  ada seekor kambing yang sedang berjalan mencari makanan. Kambing tersebut mencari sumber suara tersebut, teryata setelah mencarinya. Si kambing menemukan sumber bunyi tersebut, teriakan itu berasal dari seekor kancil betina yang terjerat jebakan orang-orangan sawah pak tani di ladang kacang.
“ada yang bisa saya bantu  ?” Si kambing menwarkan bantuan.
“i. .i..ya, , kakiku sakit sekali, aku tidak bisa menggerakkannya “
“kamu diam saja, saya sudah biasa melihat benda seperti ini. Mari saya bantu berdiri ”
Ketika hendak menggendong si kancil, tiba-tiba di belakangku terdengar suara anjing.
“heh, kalian berdua berani-beraninya kalian menginjak-injak ladang bos saya”
Kambing dengan gagah berani menjawab, “ saya tidak sengaja menginjak tanaman ini, saya hanya bermaksud menolong kancil”. Anjing dengan sifatnya yang sombong langsung saja memotong alasan si kambing,” ahh, saya tidak ingin tahu alsanmu, yang penting kamu harus aku tangkap dan kuserahkan ke hadapan bos saya. Setelah mendengar hal itu, si kambing langsung saja menghindar namun tenaga si anjing dengan cepatnya menagkap si kambing. Kancil yang tidak berdaya hanya bisa memelas kepada si anjing untuk melepaskan si kambing. Namun usahanya sia-sia, si kambing pasrah, “ kancil, meski saya tak akan tahu nasibku setelah ini, janjilah padaku kau akan selalu menungguku kembali untukmu”. Kancil dengan berat hati merelakan kepergian si kambing, “ baiklah kambing, aku akan setia menantimu kembali”.
Mungkin itulah yang dinamakan cinta pandangan pertama, setelah kambing meninggalkan kancil. Dia hanya mengikuti perintah anjing, karena jika tidak dia akan digigit. Sesampainya dirumah pak tani si anjing dengan kasarnya mendorong si kambing masuk ke kandang, “ ayo cepat masuk ke rumahmu yang baru”. Sekilas kata itu mengandung banyak misteri di pikiranku, setelah meninggalkan saya di kandang yang bau. Anjing langsung menemui pak tani, saya mencoba mengintip apa yang dilakukan anjing itu. Anjing menghampiri pak tani, dia menggonggong ingin menunjukkan sesuatu. Akhirnya pak tani mengikuti ajakan si anjing untuk melihat saya. Pak tani sambil tersenyum, “ternyata selama ini pelakunya adalah kambing ini, wah kebetulan sekali saya sudah lama tidak makan kambing guling”. Setelah mendengar hal itu saya serasa tidak mempunyai darah. Mendengar suara berisik di kandang, ibu tani juga datang untuk melihat apa yag sedang terjadi, ibu tani sedikit kasihan melihatku,
” mau diapakan pak kambing ini? Bertaya kepada pak tani, pak tani menjawab dengan santainya,
” siapin bumbu kambing guling buk,malam ini kita akan makan-makan”.
“pak, saya tidak tega memakan kambing ini pak. Jadi teringat kambing kita yang dulu dimakan harimau”
Pak tani bersikeras untuk menyembelih si kambing, namun si kambing belum menyerah begitu saja karena dia harus kembali hidup-hidup untuk kembali menemui kancil. Si kambing mencari seribu cara untuk dapat melepaskan diri dari tempat pak tani. Si kambing mencoba untuk kabur dari rumah pak tani, “ ya Allah, apa yang harus saya lakukan ? Si kambing bingung dengan keadaannya. Sementara jauh dari rumah pak tani, si kancil yang sedang merindukan si kambing hanya bisa menangis dan berharap supaya si kambing cepat pulang. Dua hari telah berlalu sejak si kambing tinggal di kandang kecil di belakang rumah pak tani. Ternyata pak tani tidak segera menyembelih si kambing, dia memelihara si kambing terlebih dahulu bertujuan supaya si kambing tambah gemuk. Dengan demikian pak tani akan lebih menikmati daging si kambing.   Namun beda dengan si kambing, dia hampir saja pasrah dengan keadaan yang sedang dihadapinya. Suatu ketika si kambing berpura-pura pinsan, sehingga pak tani bingung,
 “ ibu, , , kambing ini kenapa kok tiba-tiba jatuh”.
 Ibu tani,” saya tidak tahu pak, coba kita keluarkan !
“ baiklah, , “
Akhirnya pak tani mengeluarkan si kambing dari kandang. Si kambing sudah siap-siap ketika pak tani membuka pintu (kreeek. . . . !!)
“ ini saatnya saya kabur” Dengan gesitnya si kambing melompat ke arah pak tani. Sehingga pak tani terjatuh. Ketika ibu tani melihat hal itu, dia diam saja. Karena sejak awal dia kasihan dengan si kambing. Si kambing berteriak ,” alhamdullillah ya Allah” Pak tani segera bangun dari tanah dan memanggil si anjing, “ dasar anjing bodoh,cepat kejar itu kambing” Si anjing langsung bangun dari tidurnya dan mengejar si kambing,” woe. .  kambing congek, jangan kabur kau. .” teriak si anjing. Si kambing terus berlari sekuat tenaga, dia berlari ke arah hutan duri. Si kambing memanfaatkan tubuhnya yang kecil unutk menyusup diantara duri-duri,”  untungnya tubuh saya tidak gendut, jadi mudah untuk menyusup seperti ini, hehe” Si anjing berlari sambil teriak ketika tubuhnya terkena duri, “aw. . aw. . dasar kambing sialan, awas saja kalau tertangkap habislah kau” Si kambing lupa jika ada sebuah jurang di depannya. Sampai akhirnya dia hampir saja terjatuh, untung ngeremnya pas,” wow. . untung saja tidak jatuh” Namun naasnya, si anjing sudah di belakangnya, siap dengan posisi menerkam. Si kambing bingung denga posisinya saat itu. Akhirnya dia memutuskan untuk mendaki pohon duri, dia melompati si anjing dan segera naik ke atas pohon.     
 Diatas pohon si kambing segera mencari dahan dan segera dia tarik sekuat tenaga. Ketika si anjing mencoba naik ke atas pohon, si kambing melepaskan dahan tersebut sehingga mengenai kepala si anjing. Si kambing sudah memperkirakan hal itu sebelumnya. Tidak hanya itu, si kambing melompat dan menendang kepala si anjing. Sehingga si anjing tidak berdaya dan pinsan. Kesempatan itulah si kambing akhirnya lolos dari si anjing. Si kambing segera berlari ke arah hutan menengan, sepanjang perjalanan dia terbayang wajah si kancil yang imut. Dia sudah tidak sabar untuk meminang si kancil. Namun lamunannya tersentak oleh pandangannya, dia melihat asap yang sangat tebal. Dia tidak sadar jika di hutan menengan terjadi kebakaran yang sangat besar. Kebanyakan penghuni hutan tersebut mati karena peristiwa itu. Setelah berhenti sejenak, dia tersadar bahwa asap tebal tersebut berasal dari hutan menengan. Dia segera berlari terburu-buru,” apa yang sebenarnya terjadi ya Allah, semoga tidak terjadi apa-apa, amin” Akhirnya semua kekhawatiran terjawab sudah, ternyata memang terjadi kebakaran besar di hutan menengan. Si kambing segera mencari si kancil kesana kemari dan akhirnya dia menemukan seekor binatang yang mati tertimpa pohon. Sosok itu tidak asing lagi buat si kambing, karena itu adalah bangkai si kancil. Si kambing terdiam sesaat ketika melihat si kancil sudah terbujur kaku tak besuara, tak bernyawa pula. Si kambing memutuskan untuk merasakan apa yang telah si kancil rasakan. Dia hanya diam meskipun di sekelilingnya api sudah mengamuk tidak karuan. Si kambing pasrah ketika sebuah pohon besar yang penuh bara jatuh menimpa dirinya. Sebelum mati dia berseru,” Oh, , kancil, ijinkanlah saya merasakan apa yang engkau rasakan, I Love You kancil.
Tamat.

Rabu, 25 Januari 2012

Motivasi


Sumber media dan figur yang dapat memberikan motivasi kepada saya adalah:
1.      Dari film yang berjudul “ Cloudy With a Chance of Meatball
Film tersebut adalah film animasi 3D, tokoh utama dari film tersebut adalah Steve Flint. Dia tinggal di kota yang terisolir bernama Swallow Falls. Sejak kecil Steve bercita-cita untuk menciptakan suatu benda yang dapat bermanfaat bagi orang-orang di kotanya. Saat dia masih sekolah di SD, dia mencoba mencari solusi dari masalah yang sering dihadapi oleh teman-temannya yaitu kebiasaan lupa merapikan tali sepatu. Steve membuat semprot sepatu kristal yang dapat di gunakan dalam keadaan terburu-buru, namun sayangnya saat dia memperkenalkan hasil karyanya kepada teman-temannya, semprot sepatu kristalnya itu dapat membentuk sepatu di kaki namun tidak dapat di lepas dari kakina. Steve ditertawakan seluruh teman-temannya sehingga dia sangat malu.
Meskipun demikian dia tidak menyerah begitu saja, dia tetap berjuang membuat berbagi barang yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Dengan dukungan orang tuanya Steve tetap berjuang menciptakan beberapa penemuan-penemuan. Ketika dia medapat hadiah jas laboratorium dari ibunya, dia sangat senang dan bersemangat untuk melakukan berbagai percobaan. Penemuan dia yang kedua adalah pengendali TV jarak jauh,akhirnya penemuan Steve yang kedua juga gagal. Dia sering mendapat ejekan dari teman-temannya dan orang-orang di kotanya. Steve selalu mengasingkan diri di laboratorium pribadinya, dia tidak pernah merasakan dunia luar dan tidak pernah juga bermain dengan teman-teman sebayanya. Teman-temannya selalu mengatakan orang aneh kepada Steve ketika dia datang. Steve tetap senyum ketika teman-temannya mengatakan seperti itu. Penemuaan Steve yang ketiga adalah obat penumbuh bulu, namun ketika dia coba obat tersebut di kepala ayahnya. Namun obat tersebut terlalu banyak menumbuhkan bulu, tidak hanya di kepala tetapi juga di seluruh muka. Steve tetap saja kukuh pada tujuannya, dia tidak menyerah begitu saja.
 Hasil penemuaan Steve yang keempat adalah mobil terbang, ketika dia mencoba hasil penemuaannya itu di pelabuhan. Sayangnya penemuaan Steve itu juga mengalami kegagalan dan mobilnya masuk kedalam laut. Sekian banyak kegagalan yang dialami oleh Steve, dia tidak pernah lelah untuk mencoba dan mencoba. Steve menciptakan mutasi hewan, hewan tersebut adalah burung tikus. Namun diapun mengalami kegagalan. Sampai akhirnya seluruh warga kota menganggap Steve sebagai pembuat kekacauan karena setiap hasil penemuaan yang di buat Steve selalu berakhir dengan kekacauan. Ketika itu Steve sangat sedih karena ayahnya juga sudah tidak menyemangati dia. Ayahnya menyuruh Steve untuk membantu
menjaga toko keluarga yaitu toko alat pancing. Steve hanya terdiam ketika ayahnya berkata demikian, meskipun Steve menjaga toko ayahnya. Saat ayahnya pergi dia secara diam-diam tetap melanjutkan penemuanya yang terakhir yaitu alat pembuat makanan yang berbahan pokok dari air.
 Dia selalu bersungguh-sungguh dalam melakukan percobaannya. Akhirnya hasil penemuaan Steve yang teakhir telah selesai dan siap untuk diuji coba. Namun ketika di mencoba alat tersebut di rumahnya, listrik di rumah Steve tidak cukup untuk mengalirkan listrik kedalam alat pembuat makanannya tersebut. Sampai akhirnya Steve menyusup kedalam tower listrik di kotnya, dan dia menyalurkan kabel dari tower listrik ke alatnya dan akhirnya alatnya tersebut dapat menyala. Namun hasil penemuaannya mengalami guncangan yang sangat besar dan terbang tak terkendali. Steve terbang bersama dengan hasil temuaanya di antara banyak orang. Karena pada saat itu sedang ada peresmiaan pabrik sarden oleh wali kota. Steve kebingungan dengan keadaan yang sedang dia alaminya. Akhirnya dia terjatuh dari hasil temuannya namun alat tersebut tetap terbang sampai keluar angkasa. Seluruh warga kota menatap Steve dengan kemarahan, namun suatu kejadian yang mengagumkan terjadi.
Ternyata hasil penemuaan Steve berhasil dan menghasilkan hujan makanan. Steve sangat senang akan hal tersebut, dari kemarahan warga kota menyambut hujan makanan dengan bersuka ria. Steve merasa bangga dengan hasil penemuaannya itu, dia berteriak serta terharu. Akhirnya dari sekian kegagalan yang dia alami, namun jika dilakukan dengan sungguh-sungguh akan berhasil.
Kesan saya terhadap film tersebut adalah :
Saya sangat terinspirasi dengan segala percobaan yang dilakukan oleh Steve. Intinya segala ketidak mungkinan namun jika kita bersungguh-sungguh, kita akan mencapai hasil yang kita inginkan. Meskipun mengalami berbagai kegagalan Steve tetap mempunyai sebuah tujuan mulia dan akhirnya diapun dapat menciptakan sebuah penemuaan yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Dalam setiap kegagalan Steve dapat selalu merasakan keberhasilan, meskipun dia mendapat berbagai konflik sosial dengan seluruh warga di kotannya. Inspirasi yang saya dapatkan dari film ini adalah kita harus selalu konsisten dengan tujuan awal kita. Kita diciptakan didunia ini untuk segala tantangan yang ada, oleh karena kita harus dapat menemukan keberhasilan di antara berbagai tantangan yang kita hadapi.

2.      Dari guru SMA saya, beliau bernama Ahmad Abunawi,S.pd
Beliau adalah salah satu guru senior di SMA N 1 Bangsri. Sebagai sosok seorang guru di sekolah, beliau juga menjadi sosok seorang ayah bagi sebagian besar alumni SMA N 1 Bangsri. Salah satunya adalah saya, saya adalah salah satu alumni yang sangat mengagumi sosok figure tersebut. Pak Abu sudah mengabdi puluhan tahun di dunia pendidikan. Beliau adalah orang yang sangat dermawan kepada setiap orang. Bahkan beliau sering berkujung ke rumah siswa-siswa yang mempunyai masalah dalam pembelajaran disekolah. Sehingga hampir seluruh siswa SMA N 1 Bangsri sangat menghormati beliau.
Beliau mempunyai pedoman hidup untuk selalu membantu setiap siswa maupun alumni SMA N 1 Bangsri yang mempunyai semangat belajar serta mempunyai keluarga yang tidak mampu. Meskipun beliau sudah biasa dengan sebutan kakek namun semangat beliau masih seperti anak muda yang berusia belasan tahun. Kelas intensive di SMA N 1 Bangsri dapat berkembang dengan baik itu semua adalah kerja keras beliau. Di lingkungan pemukiman, beliau sering bermusyawarah dengan tetangganya untuk membangun sebuah Madin. Namun beliau sering dibantanh oleh beberapa warga. Beliau tetap melanjutkan segala pemikirannya, akhirnya Madin di pemukiman tersebut telah dibangun.
Sekarang madin tersebut sangat bermanfaat bagi seluruh anak-anak kecil di sekitar pemukiman tersebut. Di madin tersebut mengajarkan tentang pendidikan Agama, bahasa Inggris serta bahasa Arab. Fungsi lain dari madin tersebut adalah untuk tutorial siswa intensive SMA. Akhirnya warga pemukiman disana merasa malu dengan apa yang telah mereka pikirkan tentang pak Abu.
Kesan saya terhadap sosok figur tersebut adalah:
Saya sangat terinspirasi dengan beliau, beliau selalu membantu orang tanpa mengharapkan imbalan. Setiap saya bertemu dengan beliau, beliau selalu memberikan motivasi kepada saya. Itulah yang membuat saya kagum dari beliau. Mungkin jika saya tidak mempunyai guru seperti beliau saya tidak akan kuiah di SSE seperti sekarang ini. Beliau mengajukan bantuan kepada sekolah untuk biaya kursus saya selama 9 bulan. Setiap ada info beasiswa beliau selalu datang ke rumah saya. Beliau selalu berpesan kepada saya untuk selalu bersemangat dalam menggapai cita-cita saya.

Selasa, 24 Januari 2012

Reflection


My Reflection for visiting EmbassyAustralia and Singapore
Australia Embassy

Exactly when my lecturers of IELL  make a day tour in Australia and Singapore Embassy. I and my friends gather in SSE first before the bus arrived. My lecturers divided us into some groups. I got the last group and I was in second bus.Australia Embassy located in Jl. H.R.Rasunan Said Kav C 15-16 Jakarta Selatan. That day was amazing day for me, because I could get in Australia Embassy. But in the first door of Australia Embassy I was afraid enough, because the securities checked all of my body. But after I got in Australia Embassy, I was very amazed, because that my first time went to  theembassy. Inside of the embassy  there was a guide that helped me to entrance in the big room like cinema. Over there was very cool like in SSE. In the first meeting I directly got a cup of coffee and some cakes.
I got many information’s from that embassy such as culture, lifestyle, religion, national cuisine, education in Australia. In that place I have duty to make a note from presentation over there. The firstpresenter presented about culture, people, lifestyle of Australia.The first presenter was from Philippine same with Mom. Luz. He explained if culture in Australia was very combination. Because of more than 43%  of Australia’s citizen are from other countries in the world. So that’s way in Australia were many cultures and ethnics. Although in Australia there were many ethnics but the people over there always respect each other. That was a special culture from Australia, and also Australia is a product of a unique blend of combining traditions and new influences. The religion of Australia was different with Indonesia. Generally Australia was Kristine country, because 64% of people in Australia were Kristine. ButAustralia has no official state religion and people are free to practise any religion they choose, as long as they obey the law. Australians are also free not to have a religion. Australia has 8 states and 2 territories.
In Australia Embassy there was watching movie documenter together. That was very interested for me. Nation language in Australia was English and also the language as substance of citizen gatherings. But other language were respected by all citizens. More than 15% citizen of Australia use other language when they at home. Common language that almost used by citizen were Italia, Yunnan, Kenton, Arabic, Vietnam and Mandarin. Australia has dynamic art and music. Many good movies were created in Australia such as mission impossible, matrix, etc. Movie was most popular, because every year 70% of people in Australia always watched the movie. About sport Australia was not bad,the popular sport in Australia was football. In Australia Embassy I also got information about scholarship, I was very interested in that section.I think that’s all of my note about Australia, I am sorry for my mistakes.
Singapore Embassy
           
            After I visited Australia Embassy with my lecturers and my friends. I  continued to visit Singapore Embassy because the location was not far away from Australia Embassy. So the trip  did not need much time to arrive there. But before I and my friend looked for mosque to pray first. I and my friends did not do Friday pray because the driver of our bus was late to pick I and my friends up in Australia Embassy. After I had a middle prayer with my friends we continued our trip to visit Singapore Embassy.Singapore Embassy was located in Jakarta Selatan also, after I and my friends arrived in that place. I directly took off from the bus and got in Singapore Embassy. But I was confused, because in Singapore Embassy the checking for getting in different with Australia Embassy. In Singapore Embassy just showed my ID cart and I directly could get in. After I got in, I sat beside my friends. And waited for the presenter, I think in Singapore was different with in Australia Embassy.
            The opening of presentation was, the presenter introduced about Singapore location. And based on that presentation, Singapore was small island country. The large of Singapore just 680 km2 and the people of Singapore just 4,5 million. Domination of people in Singapore was Chine ethnic,  the population consist of 77% Chine ethnic, 14% Malaya ethnic,  7,6% India ethnic, and other ethnic 1,4%. Although Singapore was little country but Singapore was one off the rich country in the world. Government of Singapore focus in Nation Building, so almost the children in Singapore were smart and clever. But Singapore also tried to improve the culture and wanted to increase it. The culture in Singapore was dominated by Chine ethnic because Chine ethnic were the big ethnic in Singapore. The military in Singapore was decreasing, so in Singapore for all female after finished senior high school must join in military academic. The rule for joining was obligated, because in Singapore needed the power of military although the population has a problem.
            For education in Singapore has increasing, especially for Math, Technology, English. Singapore has vision to be connected country for education. It means that Singapore wanted to be one of country that as place for international University. And there were many students from other countries that studied in Singapore. That was Singapore vision, exactly in Education substance. The relationship of Singapore and Indonesia was good, because they were neighbor country and also ASEAN members. I was very happy that day because that was interesting experiences in my life. And I will never forget it, I thing that’s all of my reflection for visiting Australia and Singapore Embassy. Thank you for Mom. Luz, and all of IELL lecturers. I am sorry if in my reflection there are many mistakes or I wrong in the date of the country.

Lesson Plan



MY DAILY LESSON PLAN
SUBJECT : ENGLISH